Panduan Instalasi WordPress Cara Manual

Seperti yg di-rikues sebelumnya oleh beberapa rekan, berikut ini panduan untuk melakukan instalasi WordPress dengan cara manual. Kenapa tidak menggunakan Fantastico bawaan CPanel atau fasilitas2 auto-install dari control panel web hosting lain? Karena workshop WordPress yg sedang berlangsung sebagian masih menggunakan WordPress v2.07, sedangkan fasilitas2 auto-install tersebut biasanya akan menginstall versi terbaru dari WordPress (v2.1 saat artikel ini ditulis).

Persiapan

Yg harus disiapkan pertama kali adalah script WordPress itu sendiri. Jika Anda belum punya, Anda dapat mendownloadnya langsung di situs WordPress. Atau jika Anda ingin menginstall versi 2.07 untuk keperluan workshop, unduh filenya terlebih dahulu di sini.

Untuk program FTP, kita akan menggunakan aplikasi FTP berbasis web yg bernama Net2FTP. Anda bisa memasangnya sendiri di hosting Anda jika mau (open source), jika tidak, bisa gunakan milik saya di sini. Jangan khawatir, sudah dikonfigurasi supaya tidak melakukan logging kok, jadi gak perlu khawatir data loginnya saya ambil.

Membuat Database

Sebelum mulai instalasi, kita akan membuat database baru terlebih dahulu. Ikuti langkah2 di bawah ini (asumsi, hosting Anda menggunakan CPanel):

  1. Login ke dalam CPanel hosting. Klik pada menu MySQL.
  2. Pada bagian Current Databases, masukkan nama database yg ingin Anda buat pada kolom New Database. Misal, workdb. Tekan tombol Create Database. Database yg dibuat akan memiliki nama dengan format usernamehosting_namadatabase. Jika username hosting Anda adalah XXX dan database yg Anda buat adalah YYY, maka keseluruhan nama databasenya adalah XXX_YYY.
  3. Untuk meningkatkan keamanan, sebaiknya siapkan user baru untuk masing2 database. Pada bagian Current Users, masukkan nama user pada kolom Username dan password yg diinginkan pada kolom Password. Tekan tombol Create User untuk konfirmasi. Sama dengan database, user yg dibuat akan memiliki nama dengan format usernamehosting_usernamedatabase.
  4. Terakhir, pada bagian Add Users To Your Databases, pilih user yg baru Anda buat dari pulldown menu sebelah kiri. Selanjutnya, pilih database yg baru Anda buat pada pulldown menu sebelah kanan. Jika checkbox Priviledge ALL belum tercentang, klik agar tercentang. Tekan tombol Add User To Database.

Jika Anda ingin menginstall lebih dari satu WordPress di hosting yg sama, siapkan database tersendiri untuk masing2 installasi WordPress. WordPress sendiri sebenarnya mendukung penggunaan 1 database untuk lebih dari satu instalasi WordPress, tapi sebaiknya hal ini dihindari demi pertimbangan perfomance dan keamanan.

Mengupload WordPress

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, kita akan menggunakan aplikasi web Net2FTP di sini. Berikut ini langkah2nya:

  1. Bukalah alamat berikut ini pada web browser Anda: http://webftp.sitecows.com. Anda juga dapat menggunakan layanan Net2FTP lain, seperti yg disediakan oleh Dreamhost di http://webftp.dreamhost.com. Lakukan login ke FTP server situs Anda dengan mengisikan data2nya di form login seperti pada gambar berikut dan pastikan kolom Initial Directory terisi /public_html.Step 1 Images
  2. Jika Anda ingin menginstall WordPress di dalam subdirektori, tekan tombol New Dir dan pada layar berikutnya masukkan nama direktori yg ingin Anda buat. Klik gambar centang untuk membuat direktori dan selanjutnya tekan gambar panah kiri untuk kembali ke root direktori. Klik nama subdirektori yg baru Anda buat untuk berpindah ke direktori tersebut.
  3. Tekan tombol Upload. Pada bagian Archives (zip, tar, tgz, gz), tekan tombol Browse dan pilih file WordPress yg sebelumnya telah Anda download. Tekan gambar centang untuk memproses.Step 3 Images

    Tunggu hingga proses upload selesai dan tekan gambar panah kiri untuk kembali ke layar sebelumnya.

  4. Biasanya, WordPress akan secara otomatis terupload ke dalam subdirektori wordpress. Karena kita tidak ingin ia terinstall di sana, klik pada subdirektori wordpress untuk masuk ke dalam direktori tersebut.Step 4 Images

    Pada layar berikutnya, tunggu sampai seluruh halaman ter-load (PENTING!) dan klik tulisan All. Ini akan membuat seluruh file dan subdirektori yg ada terpilih.

    Step 5 Images

    Karena kita akan memindahkan file2 tersebut, tekan tombol Move. Pada layar berikutnya, di sebelah tombol Set all target directory, ubahlah isinya ke /public_html (jika Anda ingin menginstall WordPress di root direktori) atau /public_html/namadirektori (jika Anda ingin menginstall WordPress di dalam subdirektori tertentu). Tekan tombol Set all target directory, tunggu beberapa saat, dan lanjutkan dengan meng-klik tanda centang untuk memulai proses pemindahan file.

    Step 7 Images

    Seperti biasa, tekan gambar panah kiri untuk kembali ke layar sebelumnya.

  5. Berpindahlah ke direktori/subdirektori tempat Anda memindahkan file2 di atas dengan meng-klik public_html (untuk root direktori) atau nama subdirektorinya pada Directory Tree.Step 8 Images

    Tunggu sampai halaman ter-load keseluruhan. Scroll sedikit ke bawah dan cari file wp-config-sample.php. Beri centang pada checkbox di sebelahnya untuk memilih file tersebut dan selanjutnya klik pada tombol Rename di bagian atas.

    Step 9 Images

    Pada layar berikutnya, ubahlah wp-config-sample.php menjadi wp-config.php pada kolom New Name. Tekan tanda centang untuk merubah nama file dan selanjutnya tekan gambar panah kiri untuk kembali ke layar sebelumnya.

    Step 11 Images

  6. Langkah terakhir adalah mengubah konfigurasi database WordPress. Carilah file wp-config.php dari tabel daftar file dan tekan link Edit yg ada di sebelah kanannya.Step 12 Images

    Pada layar berikutnya, ubahlah setting database sesuai dengan yg data database yg telah dibuat pada tahap sebelumnya. Jika sudah, tekan ikon disket untuk menyimpan. Jika sudah tersimpan, tekan gambar panah kiri untuk kembali.

    Step 13 Images

  7. Tekan ikon berwarna merah yg ada di kanan atas (sori, lupa gambarnya) untuk keluar dari aplikasi Net2FTP.

Menginstall WordPress

  1. Pada jendela web browser Anda, ketikkan alamat berikut: http://www.namadomain.com/install.php. Sesuaikan alamat tersebut apabila Anda mengupload WordPress ke dalam subdomain atau subdirektori tertentu.
  2. Masukkan nama blog Anda pada kolom Weblog Title dan alamat email Anda pada kolom Your E-Mail. Tekan tombol Continue To Second Step untuk melanjutkan.Step 14 Images
  3. Selesai ) Anda dapat melihat informasi login Anda dengan password yg secara otomatis telah di-generate secara acak. Gunakan informasi tersebut untuk login ke dalam control panel WordPress melalui link yg ada di halaman tersebut.Step 15 Images

About sugoistanley

Me is just another ordinary boy in this world....Iam not a hacker but i believe someday I Will...

Posted on April 5, 2007, in My Daily Life. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s